Antara Blogger dengan Penulis1

Antara Blogger Dengan Penulis, Apa Saja Perbedaannya?

Baru-baru ini, teknologi informasi telah berkembang pesat, terutama di bidang komunikasi. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap orang memiliki ponsel, baik itu orang dewasa, remaja atau anak-anak. Bahkan, tidak jarang setiap orang memiliki lebih dari satu. Mereka mengambil keuntungan dari kemajuan teknologi untuk menjalin komunikasi dengan orang tua, keluarga, teman, hubungan profesional dan orang-orang yang baru saja mereka temui.

Komunikasi melalui perangkat seluler tidak harus menggunakan suara, tetapi juga menggunakan SMS (layanan pesan singkat). Justru kebiasaan menulis pesan melalui SMS inilah yang memaksa kreatif muda menggunakan singkatan saat menulis. Kebiasaan ini kemudian terus berkembang menuju media sosial seperti Twitter, BBM, Facebook, dll.

Bagi orang-orang yang terbiasa menulis, mereka mengembangkan tulisan mereka sebagai artikel, tidak hanya mengobrol di Twitter atau membuat status di Facebook. Tulisan mereka dapat diposting dan dipublikasikan di berbagai media seperti situs web, blog gratis seperti WordPress.com atau Blogger.com, blog di keroyokan seperti Kompasiana.com atau catatan Facebook. Langkah lain adalah mengirim tulisan Anda ke berbagai situs berita online seperti Liputan6.com, KabarIndonesia.com, BedaNews.com, dll.

Khusus untuk penulis produktif, mereka biasanya sudah memiliki blog sendiri. Jika tulisannya bagus, banyak orang akan membacanya untuk kepuasan. Bukan tidak mungkin sebuah blog dipenuhi pengunjung, tulisan selalu ditunggu oleh pembaca yang paling loyal. Tidak mengherankan bahwa Raditya Dika, seorang penulis blog yang sangat produktif, memiliki ribuan penggemar, sehingga blogger akhirnya menjadi terkenal.

Sekarang, berkat keahliannya menulis di blog, Raditya bermetamorfosis menjadi selebriti. Dia telah bekerja di berbagai profesi, seperti menjadi aktor film, bintang iklan dan penulis. Akhirnya, menulis, yang hanya hobi, telah menjadi profesi yang menjanjikan untuk masa depan.

Seorang penulis blog biasanya disebut blogger. Namun ternyata banyak orang masih belum memahami perbedaan antara istilah Author (Pengarang) dan Blogger (Blogger).

Pada prinsipnya, blogger dan penulis hampir sama karena mereka berdua memiliki kegiatan menulis. Meskipun demikian, terkadang seorang blogger tidak menulis tetapi hanya menerbitkan gambar, biasanya dalam bentuk foto. Tapi di sini, bloggerlah yang menulis.

Blogger tentu punya blog, tetapi penulis tidak harus punya blog. Tugas blogger adalah membuat dan mengisi konten blog. Semua konten blog tidak ditulis, itu juga bisa berisi gambar, foto, video atau musik.

Melalui artikel ini, perbedaan antara istilah WRITER dan BLOGGER akan dijelaskan sehingga pembaca yang tidak tahu perbedaannya bisa mengerti.

MEMAHAMI KARAKTER PENULIS (PENULIS)

Antara Blogger Dengan Penulis
Antara Blogger Dengan Penulis – ButterCms.com

Istilah penulis adalah istilah untuk orang yang menulis atau membuat makalah. Beberapa orang terkadang memiliki sudut pandang sendiri untuk menerjemahkan istilah penulis ini. Beberapa orang mengatakan bahwa setiap orang yang telah menulis dapat disebut seorang penulis. Pendapat lain menunjukkan bahwa seseorang dianggap penulis jika ia telah menerbitkan sebuah karya, baik dalam format cetak maupun elektronik. Misalnya, ia menerbitkan tulisannya sebagai artikel atau buku.

Pemahaman penulis dapat diterjemahkan dalam arti sempit dan dalam arti luas. Dalam arti sempit, seseorang yang tidak memiliki karya yang diterbitkan tidak dapat disebut seorang penulis. Sedangkan secara umum, siapa saja yang bisa menulis bisa disebut penulis. Misalnya, penjaga toko yang mencatat pembelian harian di tokonya; seorang siswa yang mencatat pelajaran di sekolahnya; seorang dokter yang menulis resep untuk pasiennya; seorang jurnalis yang meliput berita korannya; seorang koki yang menulis resep; seorang remaja yang menulis puisi, cerita pendek, novel, dll.

Penulis dapat diartikan sebagai orang dengan kemampuan mengekspresikan ide kepada orang atau pihak lain dengan bahan tertulis. Bahwa, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah penulis didefinisikan sebagai berikut: 1. orang yang menulis; 2. penulis; 3. pegawai; sekretaris; bisnis yang setia; 4. pelukis; laci.

Memahami penulis secara profesional adalah seseorang yang mampu melakukan pekerjaan dengan mengikuti aturan tata bahasa yang benar, sehingga tulisannya dapat menghasilkan uang sebagai sumber kehidupan. Profesional artinya memerlukan intelijen dan pembayaran khusus untuk melakukannya.

Secara umum, seorang penulis harus memiliki setidaknya tiga keterampilan menulis dasar. Yang pertama adalah memiliki keterampilan bahasa, yaitu kemampuan untuk merekam bentuk lisan, termasuk kemampuan untuk menggunakan ejaan, tanda baca dan pemilihan kata.

Kedua, memiliki keterampilan presentasi, seperti pengembangan paragraf, merinci subjek bahasa dalam subtopik utama dan tata letak sistematis.

Yang ketiga adalah keterampilan tampilan, termasuk kemampuan untuk memiliki tipografi seperti pemformatan, font, kertas, bagan, dan sebagainya.

Kata lain dalam kata-kata penulis adalah penulis, komposer, spesialis, penyair, penulis dan jurnalis. Istilah lain yang sesuai dengan pemahaman penulis adalah pencatat, carik (Jawa), dabir (kuno), panitera, katib (bahasa Arab), panitera (kuno), panitera (panitera), sekretaris dan panitera. Bahkan pelukis dan laci terkadang juga termasuk dalam kata-kata penulis.

Sementara itu, istilah penulis adalah istilah untuk orang yang membuat atau membuat esai. Menulis kata-kata dan kata-kata dengan menceritakan kisah, menceritakan kisah, membuat, menceritakan kisah, menyusun, menyusun, mengikat dan menulis. Hasil komposisi atau tulisan dapat berupa artikel, esai, referensi, risalah (dalam bahasa Arab) atau tulisan.

MEMAHAMI KARAKTER BLOGGER

Perbedaan Antara Penulis dan Blogger
Perbedaan Antara Penulis dan Blogger – Gambar dari BloggingWizard.com

Istilah Blogger umumnya digunakan untuk orang yang memiliki blog dan mengisi konten mereka, baik dalam bentuk tulisan, gambar, foto, musik, video, dan visual.

Awalnya, istilah blog sebenarnya adalah jurnal web. Dilihat dari bahasa, kata “blog” berasal dari kata “Web” dan “Journal”. Jadi, ketika dua kata digabungkan dalam “Weblog”, yang masuk akal: catatan online disimpan di Web.

Dengan demikian, jika kita mendefinisikannya secara keseluruhan, sebuah blog merujuk ke situs web atau situs web yang berisi artikel, artikel, atau informasi bermanfaat yang secara teratur diperbarui (diperbarui) dan dapat dilihat secara online, baik hanya untuk publik secara pribadi. Dapat dikatakan bahwa isinya menyerupai catatan atau buku harian pribadi. Salah satu ciri khasnya adalah bahwa tulisan diatur dalam urutan kronologis, sesuai dengan waktu penulisan, yaitu bahwa semua tulisan baru selalu muncul terlebih dahulu, diikuti oleh tulisan sebelumnya.

Beberapa fitur blog secara umum adalah:

  • · Memiliki nama dan alamat yang dapat diakses online, seperti kebanyakan situs web.
  • Memiliki konten atau pesan, seperti artikel, catatan, dan informasi lainnya.
  • Posting atau konten blog lama selalu disimpan (ada arsip) tergantung pada tanggal, bulan dan tahun publikasi.
  • Sebagai aturan umum, konten blog bertambah atau diperbarui tergantung pada tujuan blog.

Blog dibuat oleh pembuat (blogger) dengan tujuan yang berbeda. Misalnya, memberikan pendidikan kepada pembaca di bidang-bidang tertentu, seperti: fotografi, seni dan budaya, perjalanan, rekreasi, pengetahuan umum, kesehatan, teknologi, dll.

Membuat blog memiliki banyak tujuan lain, termasuk:

  • Menulis hobi, blog karena itu dianggap buku harian.
  • Bagikan hobi fotografi, sehingga blog dipenuhi dengan berbagai foto yang diambil oleh blogger yang bersangkutan.
  • Media dakwah, termasuk mentransmisikan berbagai pesan moral berdasarkan agama tertentu.
  • Berbagi pengetahuan sehingga blogger dapat, melalui blog yang telah mereka buat, menyampaikan berbagai informasi atau pengetahuan yang bermanfaat kepada pembaca mereka. Pembaca juga dapat berkomentar dalam bentuk kritik konstruktif atau saran pada penulisan blogger, sehingga pengetahuan mereka menjadi lebih berkembang.
  • Mengungkapkan pendapat, ide atau ide. Melalui blog, blogger dengan ide yang berbeda dapat mengekspresikan ide mereka di sini, sehingga apa yang mereka pikirkan dapat disampaikan melalui media yang tepat.